Tahanan Lapas Lampura Kabur

 

FAJARSUMATERA - Lagi-lagi narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Lampung keclongan karena warga binaannya kabur. Kini terjadi di Lapas Kelas IIA, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura). Seorang napi, Sodri alias Encus (26), warga Bandarlampung, kabur dari Lapas sejak Minggu (23/6), sekitar pukul 10.00 WIB.

LAPAS-Tampak petugas Lapas kelas IIA Kotabumi, saat menujukan lokasi pelarian narapidana yaitu Sodri alias Encus. Foto:vicko.

LAPAS-Tampak petugas Lapas kelas IIA Kotabumi, saat menujukan lokasi pelarian narapidana yaitu Sodri alias Encus. Foto:vicko.

Belum diketahui secara pasti penyebab kaburnya narapidana tersebut. Namun kuat dugaan kaburnya tahanan yang menempati kamar nomor 5, Blok B di Lapas tersebut disebabkan kelalaian petugas Lapas sendiri. Hingga saat ini, pihak Lapas yang dibantu Polres Lampura tengah melakukan pengejaran terhadap napi yang dikenai vonis 22 bulan atas kasus pencurian motor.

Kalapas Kelas IIA Kotabumi, Supriyono saat dimintai keterangan, membenarkan atas kaburnya anak lapasnya itu. ”Sodri alias Encus adalah narapidana kasus pencurian. Dia (Sodri, red) masuk di lapas ini sejak Maret 2013 dan napi itu adalah tahanan titipan dari rumah tahanan (Rutan) Way Huwi, Bandarlampung,” ujarnya, Senin (24/6).

Dijelaskan, Sodri melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan tiga petugas jaga Lapas melalui pintu belakang. ”Modus kaburnya napi itu dengan cara menaiki pos penjagaan yang memang tidak dijaga oleh petugas dengan menggunakan kayu, setelah itu dirinya kabur lewat pintu belakang lapas yang saat ini kondisi lapas dalam masa perbaikan (rehap, red),” jelasnya.

Sodri, lanjutnya, pernah melakukan hal yang sama (kabur, red) saat dirinya berada di LP Rajabasa. ”Dia juga pernah kabur saat ditahan di Rajabasa namun tiga hari dari kaburnya itu, Sodri kembali menyerahkan diri. Dan ini rupannya dilakukannya kembali,” paparnya, seraya menambahkan bahwa setiap anak Lapas yang melarikan diri harus ditangkap kembali. ”Saya sudah mengeluarkan surat perintah untuk mengejar dan menangkapnya, selain itu pula kami telah berkoordinasi dengan pihak Polres Lampura. Hingga saat ini, napi tersebut masih dalam pengejaran kami,” katanya.

Padahal, masih menurut dia, masa tahanan Sodri tersebut hanya tinggal hitungan bulan yakni 6 bulan. Sebab, pada 1 Januari 2014 mendatang, Napi tersebut bebas. Dimana, napi yang terlibat kasus pencurian motor ini divonis hukuman penjara 1 tahun 10 bulan oleh majelis Hakim. ”Sodri itu masuk kesini sekitar bulan Maret 2013. Dan akan bebas pada 1 Januari tahun depan (2014),” tukasnya.FS-vicko

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*