Pekerjaan Proyek PNPM-PPIP, Tak Ada Dana Keamanan

FAJAR SUMATERA - Pelaksana Kegiatan (PK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PNPM-PPIP) di Kabupaten Tanggamus, Firman Rusli menyanggah kalau ada dana keamanan dalam kegiatan proyek tersebut.

Ia mengatakan, proyek tersebut telah dilakukan sebagaimana mustinya sesuai dengan juklak dan juknisnya. Oleh sebab itu, Firman menyangkal kalau dirinya memotong uang kegiatan tersebut untuk pengamanan. “Tidak ada uang keamanan dalam kegiatan proyek tersebut. Kalau ada yang mengatakan ada uang keamanan tidak benar. Sebab, kegiatan tersebut telah dilakukan sesuai dengan juklak dan juknis yang ada,” ujar Firman.

Pernyataan yang sama dikemukakan oleh Kepala Pekon Tanjungagung Subhan dan sejumlah kepala pekon yang menerima program PPIP.

Menurut dia, pelaksanaan kegiatan proyek dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada yaitu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan kegiatan. Karena itu, bahan-bahan yang digunakan seperti pasir dan batu sudah sesui.

Firman Rusli yang juga pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanggamus juga membantah adanya setoran sebesar 30 persen atau Rp19 juta dari nilai proyek. Firman mengaku bahwa dirinya tidak pernah mengatakan adanya setoran apalagi sampai jumlahnya 30 persen. “Saya tidak pernah mengatakan adanya setoran dalam kegiatan proyek PPIP yang dikerjakan oleh para kepala pekon. Apalagi nilai setoran sampai begitu banyak seperti yang diberitakan,” ujar Firman Rusli.

Menurut dia, para kepala pekon yang mendapatkan program ini, telah melakukan sebagaimana mustinya. Bahkan, Firman telah menekankan kepada fasilitator agar kegiatan ini dilaksanakan sebaik-baiknya. Sebab, kata dia, program ini sangat membantu masyarakat terutama menyangkut infrastruktur di kampung-kampung.

“Menurut penilaian saya, kegiatan PPIP telah dilakukan dengan baik dan dikerjakan sebagaimana aturan dan ketentuan yang ada. Para kepala pekon yang mendapatkan kegiatan ini juga telah melaksanakan dengan baik. Jadi tidak ada masalah. Kalaupun ada kekurangan itu merupakan hal yang lumrah  dan masih bisa diperbaiki. Yang harus dipahami, bahwa dengan adanya program ini masyarakat sangat terbantu, karena infrastruktur di kampung-kampung akan semakin bagus,” ujar Firman.

Pada tahun anggaran 2012, ada 52 pekon di Tanggamus mendapatkan program PPIP. Diharapkan tahun 2013, lanjut Firman Rusli, jumlahnya semakin meningkat, sehingga dapat meningkatkan infrastruktur di kampung-kampung di Tanggamus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*