Fajar SumateraPlus Lebih Tahu Sumatera

Home | Ragom Saburai | Tanjungkarang | Sumatera | Politik | Berita Utama |

Terobosan Baru Mendirikan PTN di Mesuji

On 06-12-2012 Written by deni

FAJAR SUMATERA – Mungkin tidak pernah terbayangkan bagi kita, kalau Daerah Otonomi Baru (DOB) Mesuji yang dipimpin oleh H Khamamik akan mendirikan perguruan tinggi negeri. Kotabumi Lampung Utara Kabupaten tua sampai sekarang belum punya perguruan tinggi negeri. Kabupaten Tulangbawang yang sudah setengah mati Bupatinya Abdurachman Sarbini berjuang agar Universitas Megou Pak menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) belum terwujud sampai sekarang.

Tapi siapa sangka, Kabupaten Mesuji yang baru melek sudah merancang dan mengusulkan pendirian Perguruan Tinggi Negeri. Pemerintah Kabupaten Mesuji mengajukan usulan pendirian perguruan tinggi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ini terobosan baru yang patut didukung oleh para pemangku kepentingan di Lampung, agar para lulusan SMA sederajat di Mesuji dan sekitarnya dapat melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi.

Sebagai respon atas usulan Pemkab Mesuji, Tim dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti) Kemendikbud yang terdiri dari Supriyadi (Politeknik Negeri Semarang), Rudianto (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya) dan Achmad (SEAMOLEC Jakarta) melakukan visitasi ke Kabupaten Mesuji, Rabu (5/12).

Tim Dikti, diterima langsung oleh Bupati Mesuji Khamamik di rumah dinas bupati, Rabu (5/12) kemarin. Tujuannya adalah untuk mengklarifikasi, verifikasi dan evaluasi lapangan atas proposal usulan yang telah diajukan oleh Pemkab Mesuji setempat beberapa waktu lalu.

Ketua Tim, Supriyadi menerangkan, bahwa Proposal yang diajukan oleh Pemkab Mesuji berisi usulan pendirian perguruan Tinggi yang berbentuk Akademi Komunitas Negeri (AKN). “Tujuan visitasi kami disini adalah untuk melakukan klarifikasi, verifikasi, dan evaluasi lapangan terhadap proposal pendirian AKN yang telah diajukan Pemkab mesuji.

Hasilnya nanti adalah rekomendasi yang akan disampaikan ke Dirjen Dikti untuk disetujui atau tidak disetujui,” ujar Supriadi.

Tim Visitasi Dikti tersebut melakukan peninjauan langsung terhadap lahan yang direncanakan akan dijadikan sebagai lokasi bangunan kampus yang terletak di Kampung Mukti Karya Kecamatan Panca jaya. Tujuannya adalah untuk mengetahui daya dukung lokasi tersebut seperti Kesiapan Lahan, kesesuaian dengan RTRW, akses jalan, dan sebagainya. Selanjutnya, dilakukan pula dialog dengan Bupati Mesuji.

Terkait hal tersebut, lebih lanjut Supriyadi menjelaskan, bahwa salah satu syarat pendirian AKN adalah adanya penyerahan aset lahan kepada Pemerintah Pusat untuk didirikan bangunan kampus sesuai dengan peruntukannya.

Dalam pemaparan kepada Tim Visitasi, Bupati Mesuji Khamamik berharap bahwa AKN dapat benar-benar terwujud di Kabupaten Mesuji untuk menopang pengembangan potensi lokal yang ada.

Hampir setengah wilayah Kabupaten Mesuji merupakan rawa dan sungai yang cocok untuk pengembangan sektor peternakan dan perikanan. Mesuji juga memiliki lahan yang memadai untuk perkebunan. “Selain itu, di Mesuji juga banyak terdapat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) otomotif.

Karena itu saya berharap AKN benar-benar dapat terwujud yang program studinya berbasis kompetensi, misalnya Program studi perikanan, Peternakan, Pertanian, dan otomotif,” pungkas Bupati penuh harap. (herman)

Posted in Berita utama, Pendidikan, Ragom Saburai

Be the first to post a comment.